30/09/2016

SAHABAT TANI ANSOR JOMBANG

SAHABAT TANI

 Raker PC GP Ansor Kabupaten Jombang di Islamic Center, Selasa (27/9/2016) sepakat membentuk badan usaha Sahabat Tani yang menyediakan segala macam kebutuhan petani. "80 persen petani Jombang itu warga kita. Belanja kebutuhan pertanian per tahun bisa mencapai ratusan miliar. Jika itu belinya ke non NU, keuntungannya bisa digunakan untuk menyerang balik warga NU," kata Gus Toni Syaifuddin, koordinator bidang pertanian PC GP Ansor terkait pentingnya Sahabat Tani tersebut. "Pertanian ini sangat penting karena terkait ketahanan pangan yang menjadi pilar kedaulatan," tambahnya. Saat ngaji usai salat Duha di masjid Polres Jombang Kamis (29/9/2016), Pengasuh Pesantren Al Madinah Denanyar, Gus Najib Muhammad membenarkan hal ini. "Sukses dakwah Nabi itu karena ditopang perekonomian," tuturnya. Suku Qurais asal Nabi, merupakan raksasa perdagangan dan pertanian. Nabi sukses dagang sehingga bisa memberi maskawin Siti Khodijah seratus unta dan perhiasan senilai satu miliar. "Nabi juga menikah dengan putri Abu Sofyan yang menguasai perekonomian lintas negara," bebernya. Dalam QS Alqurais, liila fi quroisin. Setidaknya ada tiga kunci menguasai dunia. "Dagang saat musim dingin dan panas. At amahum min ju' yakni kedaulatan pangan. Dan amanahum min khouf, kedaulatan keamanan dan pertahanan." "Salawat Nariyah penting, tapi salawat rupiah juga penting. Surat waqiah penting, tapi surat tanah juga penting," kelakar Gus Najib disambut senyum jamaah

TIGA TANDA SHOLEH

TIGA TANDA SOLEH
 Saat Jumat Bahagia IPNU IPPNU di PP Avisena Mojongapit Jombang (23/9/2016), Pengasuh Pesantren Fallahul Muhibbin Watugaluh Diwek, KH Nur Hadi (Mbah Bolong) menuturkan tiga tanda orang soleh. ’’Nabi Muhammad SAW berpesan kepada Sayyidina Ali, lakukan tiga hal ini agar jadi orang soleh,’’ kata Mbah Bolong. Pertama yakni soleh secara ritual. Caranya yakni dengan memperbaiki hubungan dengan Allah. Yakni dengan memperbanyak melakukan amal soleh. ’’Imam Nawawi berkata, tujuan semua amal soleh itu yakni zikir kepada Allah,’’ tuturnya. Salat, zakat, puasa, membaca Alquran, semua itu tujuannya adalah untuk zikir kepada Allah. ’’Saat berpuasa, ada makanan kok tidak dimakan? Itu tidak lepas karena ingat Allah,’’ tandasnya. Amal soleh yang pasti dilakukan oleh orang soleh, kata Mbah Bolong, yakni salat tahajud. ’’Ciri orang soleh itu melakukan tahajud. Saat enak-enaknya tidur dia mau bangun. Para Nabi dan semua orang soleh bertahajud,’’ bebernya. Jika belum tahajud, berarti belum soleh. ’’Mudah-mudahan kita diberi umur panjang. Ora mati-mati sebelum iso tahajud,’’ ucapnya diamini para jamaah. Kedua, yakni soleh secara intelektual. ’’Nabi dawuh, yuslih dinahu bil ilmi. Ciri orang soleh itu mau memperbaiki agamanya dengan senantiasa menuntut ilmu agama. Misalnya melalui pengajian  seperti ini,’’ paparnya. ’’Kalau dalam pengajian seperti ini tidak bisa ingat Allah, berarti wis kenemenen,’’ tuturnya disambut tawa jamaah. Ketiga yakni soleh secara sosial. ’’Yurdo linnas ma yardo linafsihi. Dia berbuat kepada orang lain, sesuatu yang dia suka orang lain berbuat kepada dirinya,’’ paparnya. Tidak suka dibohongi dan dirasani, maka dia tidak bohong dan tidak dirasani. Suka dipuji, ditolong dan diucapi terima kasih,  maka dia mudah memuji, menolong dan berterimakasih.

29/09/2016

HTI WAHABI SANG PENJAJAH

HTI WAHABI SANG PENJAJAH 
 Nietzhe mengatakan bahwa dalam diri setiap orang ada ego untuk menguasai orang lain. Ketika HTI, Syiah, Wahabi maupun partai Islam menyorongkan dalil menyerang amaliah atau praktek ibadah kita, sejatinya mereka tidak sedang ingin belajar ilmu. Tidak sedang ingin bahsul masail. Tapi mereka sedang ingin meruntuhkan keyakinan kita. Mereka sedang ingin membuat kita patuh, tunduk dan taat pada mereka. Untuk selanjutnya manut dengan sistem yang mereka tawarkan. Untuk selanjutnya mau memilih pemimpin yg mereka sodorkan. Ini sama artinya mereka sedang ingin menguasai kita. Ingin menjajah kebebasan kita dalam beragama. Untuk para penjajah itu sahabat-sahabat, apa yang akan Anda katakan? Apa yang akan Anda lakukan? Kamus kita hanya punya satu jawaban untuk semua bentuk penjajahan sahabat-sahabat. LAWAN.. Ya, LAWAN!!!

24/09/2016

TELU

TELU 
Saat rutinan ngaji Bidayatul Hidayah di musola Al Ikhlas Nglundo Utara Candimulyo Jombang, Kamis malam Jumat Legi (22/9/2016), Ust Irhamudin cerita babakan telu. "Ada tiga hal yang bisa menyelamatkan kita," ucapnya. Pertama, ingat Allah saat sendirian maupun saat ditengah keramaian. Tak pikir2, kalau undangan khatmil Quran sekali duduk bisa satu juz. Bahkn dua juz. Kalau di rumah sendirian mosok satu juz gak iso? Klo undangan, sekali duduk Diba, manakib, istighotsah bablas. Mosok nang omah ijen ora iso? Kedua, adil pada saat marah maupun saat ridlo. Kadang ambek juragan kita sendiko dawuh. Tapi karo anak bojo gampang emosi? Ketiga, bersikap sederhana saat kaya maupun saat tak punya. Isik mancal akas ngaji. Mosok saiki gowo motor malah males? "Ada tiga hal yang mendatangkan kerusakan," ucapnya. Pertama, medit bin mleki bin kikir sing dituruti. Kurban wedus setahun pisan wae ora gelem. Kedua, hawa nafsu sing diikuti. Pingin mangan opo, ngombe opo, ngambung bojone sopo, langsung dituruti. Lali gusti kang bakal disowani. Ketiga, ujub. Gawok karo awake dewe. Ngelem2 awake dewe koyok wong gendeng. Lek ora aku, ora mungkin koyok ngene.. "Ada tiga yg bisa jadi kafarat nglebur duso," urainya. Pertama, nunggu shalat marine shalat. Mari magrib nunggu isya karo ngaji, dll. Kedua, mlaku nang masjid/musola melu jamaah. Klo bawa sepeda ya ditumpaki. Ojo dituntun. Ketiga, wudlu nalikone adem. Nalikone hujan. Utowo pas turun salju

22/09/2016

KELUARGA APIK

TIGA KUNCI KELUARGA APIK   
Saat ngaji usai salat Duha di masjid Polres Jombang Kamis (15/9/2016), Gus Nur Habibillah menceritakan tiga resep agar memiliki keluarga dan keturunan yang baik. ’’ Kalau ingin keluarga apik, penak tatanane, kuncinya tiga,’’ ungkapnya. Yakni makan makanan yang halal. Berteman dengan orang-orang baik. Serta salat lima waktu dengan berjamaah.   Pertama, Rezeki yang halal bisa menekan pergerakan setan dalam pembuluh darah kita. Tokoh sufi bernama Imam Sahl At Tustari pernah berkata, makanan haram baik kita tahu atau tidak, akan cenderung membuat tubuh berlaku maksiat   Kedua, Berteman dengan orang-orang baik juga bisa membuat diri kita terkendali. Serta terus termotivasi untuk meningkatkan amal kebaikan. Baik secara kualitas maupun kuantitas. Sebab teman yang baik itu cirinya seperti disebut dalam QS Wal-Asri. Yakni tawasau bilhaq. Saling nasehat menasehati dalam kebenaran. Watawasou bissobr. Dan saling menasehati agar bersabar. Baik sabar dalam taat beribadah kepada Allah. Maupun sabar menjauhi larangan Allah.    Ketiga, shalat lima waktu berjamaah bisa menutup pintu-pintu setan. Jumlah setan itu sangat banyak. Dalam satu riwayat disebutkan bahwa ketika manusia lahir satu, maka setan lahir dua. Sekarang ini penduduk bumi mencapai 7,5 miliar. Berarti setan yang seumuran kita saja, jumlahnya 15 miliar. Itu belum ditambah dengan setan sejak zaman Nabi Adam. Karena setan pantaran Nabi Adam sampai sekarang masih hidup. Padahal Nabi Adam hidup ribuan tahun sebelum kita. Nabi Ibrahim saja hidup sekitar tahun  2.295 SM.   ’’Kalau tidak pernah shalat, pasti keluarga gampang bertengkar. Istri masak kurang enak, suami marah-marah. Istri dimarahi pasti balas marah. Wong uang belanja sedikit kok makan jaluk enak,’’ tutur Gus Nur Habibillah. Lihat bapak ibunya bertengkar, anak menjadi galau. Akhirnya tidak betah di rumah. Anak nongkrong di luar terus. Akhirnya kena narkoba. ’’Yang salah siapa? Keluarga. Apapun yang terjadi pada anak muaranya adalah keluarga,’’ paparnya. ’’Jika bertengkar, jangan didepan anak-anak,’’ pesannya.   Jika keluargnya rutin shalat lima waktu, setan gak gampang masuk. Tidak gampang mureng-mureng. Mergo ora gampang mureng-mureng, akhire rahmate Allah mudun. Keluargane dadi tambah apik. Tambah apik. (rojif)

21/09/2016

AVITAMINOSIS

AVITAMINOSIS 
Saat seminar parenting yang diadakan Yayasan Roushon Fikr yang menaungi TK, SDI dan SMPI Roushon Fikr di Islamic Center Jombang, Sabtu (13/8/2016), motivator sekaligus penulis buku Bukan Sekedar Ayah Biasa, Ir Misbahul Huda, sempat menyampaikan gejala avitaminosis. Yakni gejala anak yang kekurangan vitamin ayah. Maksudnya, kurang sentuhan ayah. Kurang dekat dengan ayah. Kurang disapa oleh sang ayah. kurang diajak bicara oleh ayah. Kurang dipeluk oleh sang ayah: - Jika anakmu berbohong, itu karena engkau menghukumnya terlalu berat - Jika anakmu tertutup, itu karena engkau terlalu sibuk - Jika anakmu tidak percaya diri, itu karena engkau tidak memberi dia semangat - Jika anakmu kurang berbicara, itu karena engkau tdk mengajaknya bicara - Jika anakmu mencuri, itu karena engkau tidak mengajarinya memberi - Jika anakmu pengecut, itu karena engkau selalu membelanya - Jika anakmu tidak menghargai orang lain, itu karena engkau berbicara terlalu keras kepadanya - Jika anakmu pemarah, itu karena engkau kurang memujinya - Jika anakmu suka berbicara pedas, itu karena engkau tidak berbagi dengannya - Jika anakmu mengasari orang lain, itu karena engkau suka melakukan kekerasan terhadapnya - Jika anakmu lemah, itu karena engkau suka mengancamnya - Jika anakmu cemburu, itu karena engkau menelantarkannya - Jika anakmu mengganggumu, itu karena engkau kurang mencium & memeluknya - Jika anakmu tidak mematuhimu, itu karena engkau menuntut terlalu banyak padanya....
 (Rojif)

19/09/2016

ZAMAN EDAN, ADAKAH KADER ANSOR???

ZAMAN EDAN, MASIH ADAKAH KADER 

ANSOR??? Saat rutinan PAC GP Ansor Jombang kota di Musola Alfalah barat Kebon Rojo Jumat (16/9/2016), bendahara PAC, Gus Imdad, menyampaikan pentingnya ikut Ansor. ’’Salah satu syair Arab berbunyi anil mar'i la tas'al wasal an qorinihi, fainnal qorina bil muqoroni yaqtadi. Maksudnya, jika ingin tahu tentang seseorang, tak perlu bertanya langsung kepadanya. Tapi cukup lihatlah siapa temannya. Kalau temannya anggota Ansor, pasti apik,’’ kata putra pengasuh Pesantren Assaidiyah 2 Bahrul Ulum Tambakberas KH Hasan Hasibuan ini. Dalam QS Assof 14 malah terdapat seruan untuk bergabung dengan Ansor. Kunu Ansorollah. Jadilah kamu semua penolong Allah. Al aslu fil amr lil wujub. Semua perintah pada dasarnya adalah wajib. Ya, wajib gabung Ansor. Sebagaimana seruan yang disampaikan Nabi Isa kepada kaum hawariyyin. Makanya saat ngaji Sahih Bukhori Ramadan 1437 H kemarin, Pengasuh PP Sunan Ampel Jombang, KH Taufiqurahman Muchid sempat membacakan hadist yang menyatakan bahwa salah satu tandanya iman adalah gabung dengan GP Ansor. ’’Anggota Ansor apalagi Banser pasti masuk surga,’’ kata Moh Lutfi Ridlo, aktivis Banser PAC Jombang kota di sela rutinan PAC (16/9/2016). Inti tugas Banser menurutnya ada tiga. ’’Bela agama, bela negara dan bela ulama,’’ tegasnya. Saat pengarahan pada pengurus PC GP Ansor di Pondok Al Adhim Mojongapit Rabu (14/9/2016), penasehat GP Ansor KH Abdul Adhim juga menyampaikan tiga pesan yang harus dijalankan anggota Ansor dan Banser. Yakni bertakwa kepada Allah. Mencari wasilah untuk mendekat kepada Allah dengan zikir, salawat dan melakukan pengabdian masyarakat. Serta jihad di jalan Allah dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat untuk masyarakat demi mencari ridlo Allah. Sebagaimana disebutkan dalam QS Almaidah 35. Sejarah mencatat, hanya ada 12 anggota kaum hawariyyun yang setia mengikuti seruan Nabi Isa tersebut. Pada zaman edan sekarang, berapakah jumlah anggota Ansor di kampung Anda?
 (Rojif)

BANGUN DARI KUBUR

BANGUN DARI KUBUR


Saat ngaji rutinan Senin (12/9/2016), Pengasuh Pesantren Almuhbbin Bahrul Ulum Tambakberas KH Jamaludin Ahmad menceritakan makna QS Annaba 18 yang diriwayatkan dari Muad bin Jabal di kitab Tanbihul Ghofilin.

''Saat bangun dari kubur nanti, ada 12 rombongan," kata Kiai Jamal.

1. Tanpa kaki dan tangan. Ini orang2 yg biasa nglarakna tonggo. "Ora iman yen tonggone ora aman," tuturnya.

2. Rupa celeng. Ini orang2 yg ngentengno shalat.

3. Wetenge sak gunung isi ulo kolojengking.  Ini orang2 yg tak mau zakat.

4. Mulutnya mengalir darah campur nanah. Ini orang2 yg bohong saat jual beli.

5. Awake abuwoh ambune basin. Ini orang2 yg maksiat. Takut dilihat orang. Tidak takut dilihat Allah.

6. Gulu menjinge pedot. Ini saksi palsu.

7. Tidak punya lidah, mili nanah. Orang yg ngerti tapi tidak mau bersaksi.

8. Kepala dibawah kaki diatas. Ini orang selingkuh.

9. Wajah hitam mata biru perut penuh api. Ini makan harta anak yatim.

10. Penuh lepra/kusta. Ini sakiti hati orang tua.

11. Lambe sampek dada. Lidah sampek pupu. Perut isi taek. Ini peminum khomer.

12. Padang koyok mbulan mlakune koyok kilat. Ini wong sing soleh tur seneng apik. Shalat Lima waktune dijogo, tur ninggal maksiat..

Diapalno. Emben lek ketemu biar gak usah takon..

Yg ingin ngaji mlm ini, 19/9/2016, bawa kaifiyah dalail, ijazah dalail dan hadis musal sal baca fatihah dan mahabbah..
(rojiful mamduh)